Selasa, 12 Juni 2012

Visi Misi UIN Alauddin Makassar

Berikut visi misi, tujuan, dan filosofi pendidikan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Visi
Visi UIN Alauddin Makassar adalah menjadi pusat keunggulan akademik dan intelektual yang mengintegrasikan ilmu-ilmu agama dengan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mengembangkan nilai-nilai akhlak mulia, kapasitas, potensi, dan kepribadian muslim Indonesia yang lebih berperadaban.

Misi
Sedangkan misinya adalah untuk:
  1. Memperkokoh tekad untuk menjadi pusat keunggulan akademik dan intelektual yang konprehensif yang membuahkan masyarakat yang kosmopolitan dan berperadaban
  2. Menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak mulia serta dasar-dasar spritual, keimanan dan ketaqwaan.
  3. Mengintegrasikan kembali ilmu-ilmu agama dan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Mengembangkan potensi dan kapasitas mahasiswa yang dapat dijadikan sebagai landasan yang kokoh untuk menjadi cerdas, dinamis, kreatif, mandiri dan inovatif.
  5. Memperkuat pengembangan dan pengelolaan sumber daya fisik, fiskal dan manusia melalui kerjasama dan terkoneksitas.
Tujuan
  1. Menyiapkan mahasiswa  agar menjadi anggota masyarakat   yang  memiliki  akhlakul  karimah  dan kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan, dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan agama Islam, ilmu pengetahuan teknologi, serta seni  yang dijawai oleh nilai-nilai ke-Islaman.Terwujudnya lembaga pendidikan yang menjadi pusat pengembangan nilai-nilai akhlak mulia dan spiritual
  2. Terwujudnya keunggulan akademik intelektual yang mengintegrasikan ilmu-ilmu agama, dan ilmu-ilmu umum.
  3. Berkembangnya kehidupan masyarakat yang lebih berperadaban dengan keunggulan komprehensif.
  4. Lahirnya luaran yang memiliki kapasitas dan potensi integritas kepribadian yang lebih kreatif, produktif, cerdas, dinamis, mandiri, dan inovatif.
  5. Terealisirnya hasil-hasil kerjasama dan interkoneksitas serta kokohnya potensi sumber daya manusia, fisik dan fiscal yang dimiliki lembaga.
POLA ILMIAH POKOK
Pola ilmiah pokok Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar adalah kajian Qur'an Hadits, perdamaian dan peradaban

FILOSOFI PENDIDIKAN
  1. Manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa telah dilengkapi dengan berbagai potensi dan kemampuan. Potensi dan kemampuan itu pada hakekatnya adalah karunia Allah kepada manusia yang semestinya dimanfaatkan dan dikembangkan, serta tidak boleh disia-siakan. Pendidikan dan pengajaran pada umumnya berfungsi untuk mengembangkan potensi dan kemampuan sesuai dengan sifat, karakteristik, tingkat dan jenisnya yang berbeda-beda agar menjadi aktual dan kehidupan sehingga berguna bagi orang yang bersangkutan, masyarakat dan bangsanya serta menjadi bekal untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan demikian usaha untuk mengejahwantahkan mengarah potensi dan kemampuan tersebut merupakan konsekuensi dari amanah Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Dalam pembangunan nasional, manusia memiliki peranan yang strategis yakni sebagai subjek pembangunan. Untuk dapat memainkan perannya sebagai subjek pembangunan, manusia Indonesia perlu dikembangkan menjadi manusia yang utuh paripurna melalui upaya pendidikan yang berkelajutan yang dilaksanakan secara terus menerus sampai kepada jenjang pendidikan tinggi sehingga dengan demikian manusia indonesia mampu memerkarkan potensinya seoptimal mungkin untuk menjadi sumber daya pembagunan yang berkualitas andal dan profesional.
  3. Pendidikan nasional di selenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif  dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa. Pemerintah berusaha memberikan kesempatan yang sama (equal Opportunity) dan seluas–luasnya kepada semua warga negara untuk mendapatkan dan menikmati pendidikan dalam kerangka mewujudkan salah satu tujuan nasional yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yakni mencerdas kan kehidupan bangsa. Pendidikan Nasional yang berkesinambungan pada akhirnya akan dibatasi oleh kondisi obyektif  peserta didik itu sendiri, kesiapan dan kemauannya untuk berkembang dan mencapai keunggulan pendidikan. Oleh karena itu, di perlukan upaya tidak hanya memberikan kesempatan yang sama, tetapi juga memberikan perlakuan yang sesuai dengan kondisi obyektif peserta didik sehingga tujuan pendidikan terwujud yakni berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi warga negara yang demokratis  serta bertanggungjawab. 
Sumber: http://uin-alauddin.ac.id, dikases sesuai tanggal posting

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda merupakan jalinan persaudaraan. Terima kasih.